Ekbis

Selasa, 1 Desember 2020 - 14:39 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Kamilus Hambur (tengah), didampingi teman-temannya saat berada di Warkop Nuca Lale. (Foto: Ignas Tulus)

Kamilus Hambur (tengah), didampingi teman-temannya saat berada di Warkop Nuca Lale. (Foto: Ignas Tulus)

Inovasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa di Kupang Buka Warkop Ringankan Beban Kuliah

Kupang, Floreseditorial.com – Sudah delapan bulan, pandemi covid-19 terus melanda tanah air. Akibatnya, sejumlah sektor perekonomian termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga terkena dampaknya.

Namun, hal itu tidak melumpuhkan semangat sebagian orang untuk terus berinovasi. Misalnya saja, seperti yang dilakukan seorang mahasiswa di Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamilus Hambur (23).

Di tengah pandemi covid-19, Kamel, mendirikan sebuah usaha Warung Kopi (Warkop) yang Ia beri nama ‘Nuca Lale’. Diberi nama demikian, karena bagi, Kamel, ‘Nuca Lale’ menunjukkan identitas daerah asalnya, Manggarai.

Menurut mahasiswa asal Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) itu, pandemi covid-19 tidak menghalangi niatnya untuk berwirausaha. Ia mengaku, usaha Warkop tersebut sebagai salah satu cara membantu meringankan beban orang tuanya yang juga terkena dampak covid-19.

“Ini sebagai upaya saya meringankan tanggungan orang tua di tengah pandemi covid-19,” ujar Kamel saat ditemui media ini di Warkop miliknya, yang berlokasi di Jalan San Juan, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (1/12/2020) malam.

Hebatnya lagi, untuk mendirikan usahanya itu, Ia nekad mengontrak lahan milik orang, untuk dijadikan lokasi usahanya. Tak hanya itu, Kamel, berani mempekerjakan satu karyawan untuk membantunya.

“Saya kontrak lahan ini Rp 7.000.000 per tahun. Saya optimis, pasti bisa,” tegas mahasiswa Jurusan Teknik Elektro di Undana itu.

Ia mengaku, sejak awal masuk kuliah, dirinya sudah mulai menabung demi memperoleh modal untuk memulai usahanya itu.

Selain menyediakan kopi, Ia juga menyediakan makanan lokal khas manggarai seperti serabe.

“Saya mendirikan Warkop ini, supaya pemasaran kopi Manggarai juga bisa melalui tempat usaha saya ini. Puji Tuhan, bisa dapat Rp 200.000 sampai Rp 300.000 per hari,” ungkapnya.

Pernah Bekerja di Tempat Foto Copy

Ternyata, sebelum memulai usahanya sendiri, Kamel, mememiliki begitu banyak pekerjaan sekaligus pengalaman hidup.

Selama dua tahun, Kamel, pernah bekerja di salah satu tempat foto copy yang ada di Kota Kupang. Ia mengaku, modal usaha Warkop yang Ia dirikan saat ini, salah satunya bersumber dari upah saat bekerja di tempat foto copy itu. Tak hanya itu, Kamel, sejak awal masuk kuliah sudah bergelut dengan beberapa jenis bisnis online.

Untuk diketahui, Warkop Nuca Lale ini baru beranjak menuju usia satu bulan. Warkop tersebut mulai beroperasi sejak, Rabu (11/11/2020) lalu.

Kamilus Hambur, merupakan anak ke enam dari tujuh bersaudara. Ibunya sudah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Selain berupaya untuk membiayai beban kuliah, Ia juga berkomitmen untuk membiayai kuliah adiknya yang saat ini masih SMA. (igt)

Artikel ini telah dibaca 1016 kali

Baca Lainnya
x