Ekbis

Rabu, 4 November 2020 - 17:53 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI, Prof. Rully Indrawan, saat mengujungi salah satu stand UMKM dalam kegiatan Expo KSP Kopdit Obor Mas. (Foto: Yeremias Y. Sere)

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI, Prof. Rully Indrawan, saat mengujungi salah satu stand UMKM dalam kegiatan Expo KSP Kopdit Obor Mas. (Foto: Yeremias Y. Sere)

Sekretaris Kemenkop dan UKM RI Sebut Partisipasi Masyarakat Terhadap Koperasi Turun 50 Persen

Sikka, Floreseditorial.com – Saat ini, angka partisipasi masyarakat Indonesia terhadap koperasi, turun hampir 50%. Untuk lima tahun belakangan, angka partisipasi masyarakat terhadap koperasi mencapai 16%, di mana saat ini merosot hingga hanya mencapai 8% saja.

Demikian dikatakan Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop dan UKM RI), Prof. Rully Indrawan, dalam sambutannya ketika membuka Kegiatan Expo hasil UMKM KSP Kopdit Obor Mas, bertempat di Kantor Cabang Agrobisnis Maumere, Rabu (4/11/2020).

Ia menjelaskan, dengan merosotnya angka partisipasi masyarakat Indonesia terhadap koperasi tersebut, Pemerintah Indonesia belakangan ini banyak membuat gebrakan untuk memulihkan ekonomi nasional, yang salah satunya melalui koperasi.

Menurutnya, selain peran dari pemerintah, eksistensi dari koperasi juga harus ikut berperan. Para pelaku usaha bila memilih sendiri, mereka akan kalah bersaing. Tetapi jika bergabung bersama koperasi, maka skala ekonomi akan lebih bagus.

“Filosofinya, kalau anak-anak muda bertengkar sendiri kan, tidak berani jadi tawuran. Nah, koperasi itu pada dasarnya adalah tawuran, bekerja bersama-sama begitu. Itu yang disebut dengan ekonomi kolaboratif, artinya koperasi mempunyai nilai ekonomi yang sangat modern,” sebutnya.

Ia mengatakan, dampak dari pandemi covid-19, di mana ekonomi mengalami masalah serius, tentu membutuhkan solusi. Sehingga, koperasi harus dijadikan sebuah momentum untuk bangkit kembali. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memuji KSP Kopdit Obor Mas yang merupakan salah satu koperasi terbaik di Indonesia.

“Obor Mas merupakan aset nasional, koperasi yang bisa memberikan aura positif bagi gerakan koperasi nasional, karena membutuhkan dukungan, komitmen dan sistem tata kelolah yang modern,” jelasnya.

Ia menyampaikan, KSP Kopdit Obor Mas saat ini sudah memakai sistem tata kelolah berbasis digital, sementara kepengurusannya memiliki kerja sama yang baik untuk membangkitkan anggotanya, dengan memberikan dukungan dana Lembaga Pengelolah Dana Bergulir (LPDB).

“Saya sudah lama mengamati KSP Kopdit Obor Mas ini, dan saya bangga dengan koperasi ini. Semoga terus berkembang, berjalan lebih cepat, lebih baik lagi dan betul-betul menjadi pusat pertumbuhan koperasi,” pungkasnya.

Pantauan floreseditorial.com, Prof. Rully Indrawan, dalam kesempatan itu juga mengujungi stand-stand anggota yang merupakan UMKM binaan KSP Kopdit Obor Mas dan mendapatkan dukungan dari LPDB. (ric)

Artikel ini telah dibaca 243 kali

Baca Lainnya
x