Ekbis Pertanian

Minggu, 12 Juli 2020 - 17:17 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Gabriel G. Sengkang, memanen cengkih di kebun yang berlokasi di Kampung Munde, Desa Komba. (Foto: Nardi Jaya)

Gabriel G. Sengkang, memanen cengkih di kebun yang berlokasi di Kampung Munde, Desa Komba. (Foto: Nardi Jaya)

Produksi Cengkih Membaik, Harga Jual Merosot

Borong, floreseditorial.com – Hasil produksi cengkih di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur tahun ini membaik jika dibandingkan produksi sebelumnya. Saat ini, komoditas tahunan tersebut tengah memasuki masa panen hingga Oktober mendatang. Namun, harga komoditi itu cenderung turun dan labil. Akibatnya, petani cengkih di Kota Komba bimbang memasarkan hasil panenannya.

Gabriel G. Sengkang (67), salah seorang petani cengkih asal Munde, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, menyampaikan hal itu saat ditemui floreseditorial.com, Minggu (12/7/2020).

Gabriel G. Sengkang, saat ditemui floreseditorial.com di kebunnya yang berlokasi di Kampung Munde, Desa Komba. (Foto: Nardi Jaya)

Menurut Dia, komoditi yang ditanam sejak tahun 1978 tersebut membawa hasil produksi yang membaik pada tahun ini. Namun yang mencemaskan dirinya terkait harga jual yang tidak stabil, bahkan cenderung menurun. Sebaliknya jika hasil produksi menurun, permintaan pasar dan nilai jual cenderung tinggi.

Petani cengkih yang lain, Stefanus Anggal (71), mengatakan hal yang sama. Dia menilai, harga jual rendah tidak sebanding biaya produksi. Hal tersebut jelas merugikan para petani di desa. Apalagi manuver harga cengkih dikendali pembeli dan pengepul di kabupaten.

“Untuk tampung dan simpan sampai harga membaik baru jual agak sulit juga. Sebab bagi kami petani, tingkat kebutuhan harian juga tinggi. Apalagi ada desakan biaya pendidikan anak memasuki tahun pelajaran baru,” jelasnya.

Karena itu mereka berharap, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia perlu mengatur harga komoditi cengkih, sehingga harga tidak dikendali pembeli dan pengepul di kabupaten. Intervensi Pemerintah Daerah Kabupaten, menurut mereka, sangat perlu untuk kesejahteraan para petani di desa-desa mengingat kontribusi cengkih dari Manggarai Timur selama ini cukup signifikan. (knj)

Artikel ini telah dibaca 565 kali

Baca Lainnya
x