Ekbis Pasar

Sabtu, 27 Juni 2020 - 06:54 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Omzet penjualan tenun ikat jenis songke Manggarai menurun drastis akibat corona. (Foto: Hironimus Dale)

Omzet penjualan tenun ikat jenis songke Manggarai menurun drastis akibat corona. (Foto: Hironimus Dale)

Omzet Tenun Ikat di Ruteng Turun Drastis

Ruteng, floreseditorial.com – Pedagang tenun ikat jenis songke di Pasar Inpres Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai mengeluh lantaran omzet mereka menurun drastis selama masa pandemi corona. Rata-rata omzet harian para pedagang turun hingga 50 persen.

Bastian, seorang pedagang tenun songke mengaku, hasil jualannya menurun drastis dalam tiga bulan terakhir akibat pandemi corona. Ia mengaku, tidak banyak warga yang datang membeli apalagi para wisatawan mancanegara.

“Pendapatan kami menurun drastis karena kurangnya pengunjung apalagi wisatawan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebelum adanya pandemi corona, setiap hari, kain songke miliknya bisa terjual sebanyak lima kain songke. Namun, sejak tiga bulan terakhir, pengunjung yang datang hanya sekitar satu orang per hari bahkan sama sekali tidak ada pengunjung.

Kondisi ini tidak hanya dialami oleh Bastian. Hampir semua pedagang tenun ikat jenis songke yang saban hari berjualan di Pasar Inpres Ruteng, mengalami nasib yang sama. Hal itu diungkapkan, Tinus, pedagang lainnya yang sehari-hari berjualan di lokasi itu. Para pedagang kain songke berharap situasi pandemi corona segera berlalu agar aktivitas pasar dapat berjalan normal kembali. (ron)

Artikel ini telah dibaca 588 kali

Baca Lainnya
x