Pertanian

Sabtu, 9 Mei 2020 - 15:00 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Ilustrasi Tanaman Cengkeh (Net)

Ilustrasi Tanaman Cengkeh (Net)

Harga Cengkeh di Manggarai Melorot Hingga Rp 55.000

Floreseditorial.com, Ruteng – Imbas pandemi virus corona kini mulai mengepung lumbung pangan para petani di kampung-kampung.

Harga komoditi yang dihasilkan petani melorot tajam. Penyebabnya, arus transportasi niaga macet terpapar pandemi corona.

Pemilik Toko Matahari, KL di Ruteng, Sabtu (9/5/2020) mengungkapkan harga komoditi cengkeh dan kemiri di sejumlah pengepul di Kota Ruteng, Ibu kota Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur cenderung menurun selama pandemi corona.

“Harga komoditas memang sedang menurun. Semua barang yang kami terima seperti Kemiri dari Rp. 27.000 sebelum corona, kini menurun hingga Rp. 15.000. Cengkeh, dari Rp. 75. 000 menjadi Rp. 55.000. Kecuali Kopi karena belum musimnya”, ujarnya.

Senada, pemilik tokoh UD. Baru, ES. Dia mengatakan, harga komoditi menurun karena permintaan pengepul di Pulau Jawa sudah menurun selama pandemi virus corona. Menurut ES, pendistribusian barang dari Ruteng menuju Jakarta dan Surabaya tidak ada hambatan,

“Memang terasa sepi sekarang. Permintaan dari Surabaya dan Jakarta menurun. Harga pun jelas turun, seperti kemiri. Untuk pendistribusian barang tidak ada kendala,” katanya.

Penulis : Adrian Juru
Editor : Robert Perkasa

Artikel ini telah dibaca 990 kali

Baca Lainnya
x