Ekbis

Senin, 21 Oktober 2019 - 00:56 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Kantor PDAM Tirta Komodo Ruteng, Kabupaten Manggarai (Ist)

Kantor PDAM Tirta Komodo Ruteng, Kabupaten Manggarai (Ist)

Perumda Tirta Komodo Lakukan Penggiliran Distribusi Air di IKK Cancar

Floreseditorial.com, Ruteng – Perumda Air Minum Tirta Komodo melakukan penggiliran distribusi air di IKK Cancar. Ini disebabkan karena terjadi penurunan debit akibat kemarau panjang di Sumber Mata Air Wae Lerong 1, 2 dan 3.

Penggiliran ini juga dilakukan karena terjadi perluasan wilayah pelayanan di Cumbi, Wangkung dan Dalo yang membutuhkan pelayanan air minum bersih dari Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai Man Klemens mengucapkan permohonan maaf kepada pelanggan di IKK Cancar, Kecamatan Ruteng atas ketidaknyamanan pelayanan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan pelayanan kami saat ini dan mohon untuk menyiapkan tempat penampung air selama terjadi penggiliran,” ujar Man Klemens di Ruteng (Senin, 21 Oktober 2019).

Adapun untuk aduan pelayanan dari pelanggan Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai, maka dapat mengirim pesan ke nomor pengaduan yakni: 082235710425.

Pelanggan dapat menyertakan nama lengkap, alamat, nomor kontak dan keluhan yang ingin disampaikan kepada Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai.

Adapun pembagian wilayah pelayanan di IKK Cancar di antaranya, Blok Timur yang terdiri dari wilayah Bahong, Nterlango, Kakor, Lait (06.00 sd 14.00), Cireng, Tetwar, Wae Mbeleng, Golo Koe, Karot, Purang dan Garang (14.00 sd 06.00).

Blok Tengah yakni: Rai, Pongko, Popor, Cara, Pong Noang, dan Pinggong (06.00 sd 14.00), Laci, Lagar, Langkas, Lumu dan Cabang Wangkung (14.00 sd 18.00), Kampung Rai, Weol dan Kampung Cancar (18.00 sd 06.00).

Blok Barat yakni: Desa Dalo (06.00 sd 10.00), Desa Wangkung (10.00 sd 17.00) dan Desa Cumbi (17.00 sd 06.00).

Penjadwalan distribusi air ini berlaku efektif dimulai pada Minggu 20 Oktober 2019 dan akan diakhiri kalau distribusi air dari Sumber Mata Air Wae Lerong 1, 2 dan 3 kembali normal.

Laporan : Adrianus Paju

Artikel ini telah dibaca 91 kali

Baca Lainnya
x