Ekbis

Rabu, 16 Oktober 2019 - 08:15 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

Polis Tak Cair, Nasabah AJB Bumiputera di Manggarai Timur Mulai Gelisah

Floreseditorial.com, Borong – Sejumlah pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) kembali menagih jajaran manajemen AJB Bumiputera untuk segera mencairkan klaim yang diajukan.

Banyak polis yang dimiliki nasabah belum juga dicairkan manajemen AJB Bumiputera kendati jatuh temponya sudah lebih dari 1 tahun.

Salah satu nasabah AJB Bumi Putera yang enggan namanya dimediakan kini gelisah karena dua polis yang diajukan tidak dicairkan. Nasabah Bumiputera asal Borong, kabupaten Manggarai Timur ini mengaku telah mengajukan pencairan polis ke manajemen AJB Bumiputera namun hingga kini belum cair.

“Saya sudah ajukan sejak Agustus tahun 2018 lalu hingga kini belum cair. Padahal kebutuhan saya mendesak untuk membayar masuk kuliah anak saya yang tengah kuliah mengambil jurusan kedokteran,” ujar dia di Borong, Rabu (16/7/2019).

Menurutnya, pengajuan tersebut telah diajukan di cabang AJB Bumiputera di Ruteng. Namun pihak manajemen cabang AJB Bumiputera Ruteng beralasan telah melimpahkan pengajuan pencairan ke cabang AJB Bumiputera di pusat Jakarta.

“Sayapun ke Jakarta pada bulan Juli kemarin, untuk melakukan pengklaiman polis saya di Jakarta, tetapi pihak AJB Bumiputera di pusat Jakarta menjelaskan bahwa dana tersebut sudah dicairkan dari Jakarta dan seharusnya sudah sejak lama dicairkan oleh pihak AJB Bumiputera Ruteng ,” terang dia.

Ia berharap pihak manajemen AJB Bumiputera mendengarkan keluhan nasabahnya dan segera mencairkan polis yang sudah diajukan. Apalagi kebutuhannya sangat mendesak untuk biaya pendidikan anaknya.

“Saya berharap segera dicairkan karena untuk biaya pendidikan anak saya kuliah. Soalnya sejak bulan Agustus tahun 2018 lalu dijanjikan pencairannya tapi saat ini belum juga,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan) turun tangan dan bertanggung jawab terkait masalah tersebut. Pihak otoritas diminta memperbaiki manajemen AJB Bumiputera.

“Manajemennya harus diperbaiki, ini uang saya kok susah amat mau ambil uang sendiri. Sedangkan uang kuliah anak saya harus sudah bayar, beberapa kali saat saya hubungi pimpinan AJB Bumiputera Ruteng, malah saya dijawab bilang tunggu kena arisan baru uang saya dicairkan, ini perusah apa tempat arisan,” cetusnya.

Sementara hingga kini, media belum berhasil menghubungi pihak AJB Bumiputera Ruteng.

Laporan : Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 233 kali

Baca Lainnya
x